β€οΈβπ₯ Kesadaran Berbangsa Dan Bernegara Bagi Siswa
Siedoo Wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara akan diri dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Wawasan kebangsaan menentukan cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis negara, sejarah, sosio-budaya, ekonomi dan politik, serta pertahanan keamanan dalam mencapai cita-cita danAkbal, M. 2016. Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pembangunan Karakter Bangsa. Gadjah Mada University Press Bekerjasama Dengan LAN RI., 11, 485β493. Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama. 2012. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara. Badan Litbang Dan Diklat Kementrian Agama RI. Davidson, S. 2008. Hak Asasi Manusia. Pustaka Utama Grafiti. Effendi, A. M. 2006. Perkembangan Dimensi Hak Asasi Manusia HAM , dan Proses Dinamika Penyusunan Hukum Hak Asasi Manusia HAKHAM. Ghalia Indonesia. El-Muthy, M. 2005. Hak Asasi Manusia dan Konstitusi Indonesia. Kencana Predia Media Grup. Nasution, A. R. 2016. Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani. Jupiis Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 82, 201β212. NCCS. 1998. In Search of a Scope and Sequence for Social Studies dalam Social Education pp. 249β264. NCSS. Charting A Course Social Studies for the 21st Century. NationalCommission on Social Studies in the Schools. Nurdiman, A. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan Kecakapan Berbangsa dan Bernegara B. Susilawati ed.. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional. Rahayu, M., Farida, R., & Apriana, A. 2019. Kesadaran Bela Negara Pada Mahasiswa. Epigram, 162, 175β180. Soemantri, S. 1969. Demokrasi Pancasila dan Implementasinya Menurut UUD 1945. Alumni. Somantri, N. 1969. Pelajaran Kewargaan Negara di Sekolah. IKIP Bandung. Tilaar, H. A. . 2002. Perubahan Sosial dan Pendidikan Pengantar Pedagogi Transformatif untuk Indonesia. PT. Gramedia Widiasarana Indonesia. Ubaedillah A, & R, A. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan, Demokrasi , Hak Asasi Manusia dan Masyarakat Madani. Indonesian Center for Civic Education ICCE, 10. Winarno, D. 2006. Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan. Bumi Aksara. Winataputra, U. S. 2003. Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Psiko-pedagogis Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani. Dirjen Dikti Depdiknas. Winataputra, U. S. 2008. Multi Kulturalisme-Bhineka Tunggal Ika dalam Perspektif Pkn Sebagai Wahana Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia dalam βActa Civicus.β Pendidikan Kewarganegaraan, 2, 1. Kesadarandibedakan antara kesadaran sebagai insan Tuhan, insan sosial, dan insan politik. Kesadaran bernegara selaku insan politik, yaitu mensyukuri, membina, dan memelihara Negara Indonesia, dan engupayakan tegaknya kemerdekaan, kebahagian, dan kejayaan Indonesia. Sejarah perjuangan Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan oleh Pemerintahikut bertanggung jawab mengemban amanat untuk memberikan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi warganya. Agar tumbuh kesadaran berbangsa dan bernegara, secara rutin perlu dilakukan kegiatan-kegiatan bersama dengan anggota pelajar dan siswa masyarakat untuk menguatkan pengertian kesadaran berbangsa dan bernegara. Berikut ini , 3 TumbuhkanKesadaran Bela Negara Bagi siswa. Jumat, 29 Juli 2016 10:42 WIB (Antaranews Kalsel/Fathurrahman/Humas HSS/D) kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin akan Pancasilasebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela negara. Kasat Binmas Polres HSS Iptu H M Yusuf, para guru JejenMenegaskan, kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan merupakan kegiatan yang sangat penting bagi penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara, khususnya terhadap masyarakat. Pentingnya pilar KesadaranBerbangsa dan Bernegara merupakan materi untuk Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMP Negeri 1 PanggulVideo ini berisi pengertian dan bentuk-bentuk k Pemerintahikut bertanggung jawab mengemban amanat untuk memberikan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi warganya. Bila rakyat bangsa Indonesia sudah tidak memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara, maka ini merupakan bahaya besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mengakibatkan bangsa ini akan jatuh ke dalam kondisi yang sangat parah bahkan jauh terpuruk dari bangsa-bangsa yang .